Sabtu, 17 November 2012

Aspek Epistemologis Pariwisata

Aspek epistemologi pariwisata menunjuk pada cara-cara memperoleh kebenaran atas objek ilmu. Kebenaran yang dimaksud adalah kebenaran ilmiah, yakni didasarkan pada suatu logika berpikir yang rasional, objektif dan dapat diuji secara empirik. Sebagai contoh, pergerakan wisatawan sebagai salah satu objek formal ilmu pariwisata dipelajari dengan menggunakan suatu metode berpikir rasional. Misalnya, pergerakan wisatawan terjadi akibat adanya interaksi antara ketersediaan sumber daya ( waktu luang, uang, infrastruktur ) dengan kebutuhan mereka untuk menikmati perbedaan dengan lingkungan sehari-hari. Dalam hal ini logika berpikir sangat rasional dan - lebih dari itu - juga dapat dibuktikan secara empiirik. Sebaliknya sangat tidak rasional dan sulit dibuktikan kebenaran pergerakan wisatawan akibat perang atau bayang-bayang hari kiamat.

Sumber : Pengantar Ilmu Pariwisata, Prof. Dr. I Gde Pitana, M.Sc. dan I Ketut Surya Diarta, SP., MA. 2009. Yogyakarta : CV Andi Offset

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar